|
|
||||||||
![]() |
|
|
|
|
|
|
|
![]() |
![]() |
![]() |
|||||||
![]() Penanganan Limbah Plastik
August 28, 2008 | 8:00 am | 435 words in post |
Filed under: RandomSiapa yang tidak tau limbah plastik? Aku rasa semua orang tau apa itu limbah plastik. Tapi aku yakin tidak semua orang tau dampak limbah plastik bagi kehidupan kita. Kedengarannya buang kulit permen di sembarangan tempat itu sudah biasa dan sebagian masyarakat menganggap itu suatu hal kecil yang tidak patut dipermasalahkan. Tanpa disadari, kita sudah merusak sendiri tempat tinggal kita. Molekul-molekul plastik itu tidak bisa dicerna oleh tanah. Coba saja kamu mengubur kantong plastik di tanah dan coba lihat beberapa tahun lagi. Yang terjadi adalah plastiknya tidak hancur. Jadi plastik itu tidak seperti sampah organik yang bisa menyatu dengan tanah. Nah, sekarang coba bayangkan… Jika setiap orang di dunia ini membuang satu saja kulit permen sembarangan, apa kira-kira yang akan terjadi pada bumi ini? Sudah bisa dipastikan dalam sekian tahun kedepan, tanah ini tidak akan bisa dipakai lagi. Tumbuhan otomatis akan mati. Dan kalau tidak ada tumbuhan, bagaimana kita bisa bernafas? Maukah kamu mati karena kulit permen? Jika kamu remaja yang peduli lingkungan, kamu tidak usah melakukan reboisasi, penanaman bakau di pinggir pantai, dan kegiatan-kegiatan ‘WAH’ lainnya yang tentunya memerlukan biaya dan tenaga yang sangat besar. Tapi coba setiap kamu berangkat ke sekolah atau sedang jalan bersama teman-teman, pungutlah satu saja sampah plastik yang ada di jalan dan buang ke tempat sampah terdekat. Jika setiap orang melakukan hal ini, sepertinya penanganan limbah plastik sudah terbilang sukses. Cara yang sangat murah meriah kan? Tapi itu sangat menyelamatkan bumi kita ini. Semua orang bisa kalau dia sadar akan ancaman limbah plastik bagi bumi kita. Selain itu pemerintah juga memegang peranan penting dalam hal penanganan limbah plastik. Jika pemerintah peduli, paling tidak di Indonesia terutama di tempat-tempat umum disediakan tong sampah khusus. Dengan begitu potensi orang untuk membuang sampah sembarangan akan lebih sedikit. Tapi perlu diketahui. Limbah plastik itu tidak selalu berdampak negatif. Ingat saja, segala hal yang berbau negatif bisa bermanfaat jika kita memanfaatkannya dengan baik. Apa kamu ingat pemulung yang sering mengais sampah plastik seperti botol-botol minuman mineral di jalanan sana? Tanpa kita sadari, pemulung adalah salah seorang penyelamat bumi karena dia memungut sampah-sampah plastik yang sudah tidak digunakan. Sampah itu ia kumpulkan dan kemudian didaur ulang menjadi barang yang berguna. Tapi sayang sekali, pemulung memungut sampah plastik bukan karena kesadarannya untuk mencegah bahaya limbah plastik. Ia memungut sampah plastik karena faktor uang. Biarkanlah anak cucu kita bisa menghirup udara segar. Biarkanlah anak cucu kita menyongsong masa depannya. Ini semua juga untuk diri kita sendiri.
Note:
16 Pinkers Loves Me on “Penanganan Limbah Plastik”
![]() (c) by THE PRINCESS PINK | official website of pink | Powered by. Wordpress All Rights Reserved 2007-2008 |
![]() |
Waduh :( aq sering buang bungkus permen sembarangan :D ga malah mungut aq malah buang sembarangan Xixixixix
[reply this comment]
pink reply on Tue, 2 September 2008:
naaah loe???
Hai, salam kenal…
iya, limbah plastik emang bahan yg gak bisa diurai di tanah bahkan untuk jangka waktu 400 tahun. tapi sekarang makin banyak alat2 rumah tangga terbuat dari plastik, sampe mainan anak2 juga. mudah2an ke depan ada komitmen serius dari pemerintah untuk mulai mengurangi penggunaan plastik. Cheers …!!
[reply this comment]
Sayang niih.. Daridulu memang ini sudah direncanakan,, hanya dalam masalah implementasinya saja yang kurang baik…
[reply this comment]
Sepakat!
Mari selamatkan Bhumi Tercintahâ„¢
*btw, kangen bngt ma Pink, lama ga ksini seh* ^^
[reply this comment]
met malam pink, dah lama neh g mampir lagi, kamu semakin mantap ya pink, mw peduli dengan penanganan limbah ;)
[reply this comment]
yuuuk marriii! :)
[reply this comment]
[…] Penanganan Limbah Plastik […]
Wah sip nih pink, btw tak link di tulisan “Blogger Indonesia Peduli Global Warming” ya… cek di blogku, lihat nomor 23.
[reply this comment]
wow, bagus banget pink, open up my eyes, semoga akan banyak lahir pink pink lainnya yang lebih perduli lingkungan
[reply this comment]
U punya posting nyiksa hatiQ, deh! Pasalnya, Agustusan kemaren Q ikutan Mami di program Green n Clean. Trus disana ibu-ibu pada ngebikin perhisan dari bekas kemasan plastik yg biasanya nyumpetin kali. Ada kalung, anting, bando ..keren abis. AQ jadi malu .. kok mereka yg ibu-ibu yg kreatif kaya gitu. Kok bukan Qt-Qt? Trus ngebaca post U tambah pengin nangis saja! Klo ada yag nanya Kok bukan kamu Anthin yg kaya Pink? Trus AQ mesti jawab gimana?
[reply this comment]
mulailah dari hal kecil… untung sayah uda nonton wall-e jadi ga buang sampah sembarangan deh hehehee
[reply this comment]
Kesadaran akan limbah plastik tentunya harus dimulai dari diri sendiri dari dalam keluarga sendiri.
Dengan memisahkan antara sampah plastik dan sampah organik tentunya dapat membatu pihak DKP untuk mendaur ulang kembali sampah plastik….
Bila semua orang seperti itu pasti bumi kita akan bebas dari sampah plastik yang berserakan..
[reply this comment]
wahwahh… coba kayak gini ga cuma bahan bacaan saja,,,ayo kita mulai lakukan…Just Do it..
ya…..yang terkenal ada 3 R..
reduce:kurangi penggunaan plastik.
Reuse:gunakan plastik jangan sekali doank,pake berkali2 kan banyak yang masih bisa dipakai
Recycle:manfaatkan limbah plastik, banyak sekarang produk2 yang bisa kita bikin dari limbah plastik, bisa jadi duit juga…
…save the earth..
salam lestari
uup
[reply this comment]
[reply this comment]
jangan cuma bilang ya temen2 ayo kita buat bumi kita tercinta ini terselamatkan,,,
he…….
[reply this comment]