March 2, 2010 |
11:49 am |
By Pink
Seriously, I miss my school moment. I miss my friends! Hiksss…

Trio Kwok Kwok
Klik gambar untuk memperbesar.
Nggak terasa waktu begitu cepat berlalu. Aku yang dulu bagian dari mereka, bagian dari kelas TKJ2 bahkan ratunya *oeeeksss… muntah darah, sekarang harus meninggalkan masa-masa remajaku. Aku harus bisa menjadi seorang ibu dan istri yang baik bagi anak dan suamiku. Tapi, aku yakin aku akan tetap menjadi bagian dari mereka (TKJ2).
Category: Friend,
Pictures,
Sad,
School Life
71 words on this post
February 27, 2010 |
4:01 pm |
By Pink
Saat ini aku sedang dirudung masalah (lagi??)
. Mungkin masalah ini bukan termasuk masalah yang bisa dikategorikan sebagai masalah gede bagi orang-orang, tapi bagi aku ini tuh masalah yang lumayan serius.
Aku dilema, aku bingung. Bingung milih antara sahabat atau suami.
Bagiku sahabat
adalah seseorang yang berpengaruh besar di dalam hidupku. Dia juga yang membuat aku tegar dalam menjalani masalahku selama ini. Efek seorang sahabat sangat luar biasa dalam hidupku dan aku nggak mungkin bisa sekuat ini kalo nggak ada dia.
Tapi… Suami tetaplah suami… Seorang istri harus berbakti kepada suaminya sejelek apapun dia.
Sekarang…
Sahabat yang aku sayangi dan suami yang aku cintai ini sedang bentrok dan mengalami ketidakcocokkan antara satu sama lain. DAN AKU BERADA DI TENGAH-TENGAHNYA!! 
Jujur aku bingung banget, nggak tau harus berbuat apa. Pengen ngebelain temen, nggak mungkin. Tapi pas ngebelain suami, aku juga ngerasa sangat bersalah… Masalahnya, selama ini sahabatlah yang lebih meperhatikan aku. Aku nggak mungkin mengkhianati dia. Tapi gimana dengan suamiku???
AAAARRRGGGH…
Tuhan… Tolong berikan aku petunjuk. Aku pengen hidup damai dan tenang dengan orang-orang yang aku sayangi.
Category: Confused,
Dear diary,
Friend,
Love,
Pictures
178 words on this post
February 23, 2010 |
8:55 pm |
By Pink
Inikah yang dinamakan keajaiban Tuhan? Ataukah hanya sebuah keanehan yang datengnya kebetulan?
Semuanya berubah… Tepatnya perubahan ini dimulai dari hari senin kemaren. Menurutku ini sangat-sangat mengherankan, aneh, dan lucu! Gimana nggak?? Sumpah dan kutukanku mulai keliatan.
Aku ngerasa seperti mimpi! Nggak nyangka semua ini akan terjadi dalam kurun waktu yang udah aku tentukan.
Mungkinkah mereka udah sadar dan merasa bersalah? Atau ini semua hanya bersifat sementara?
Hmmm… Nggak taulah… Sebelum semuanya menjadi parah seperti dulu lagi, mendingan aku tetap pada posisi semula = cuek, nggak peduli, jual mahal dan tetep ngejalanin semuanya dengan tenang sesuai yang aku rencanakan.
Private - this is contain a private content, please contact pink to view.
Khusus untuk seorang sahabat yang tersakiti hari ini, aku minta maaf karena aku nggak bisa berbuat apa-apa untukmu. Tapi aku akan tetap ada, dan aku akan selalu ada untukmu. Karena kaulah yang ngebuat aku tegar dan kuat selama ini. Aku akan selalu berdoa untuk kebahagiaanmu.
So… Apapun yang terjadi nanti, semoga semuanya berjalan lancar…
Category: Baby,
Confused,
Dear diary,
Friend,
Happy,
Love,
Private,
Wishes
547 words on this post
February 21, 2010 |
12:10 pm |
By Pink
Well… I’m happy for now. Seriously.
Setelah nyusun wishlist yang bejibun untuk bulan ini (I need a big shopping for this), akhirnya wishlist tersebut sebagian tercapai.
Kemaren sempet shopping-shopping sama Devi, beli ini itu sambil ngegosip blah blah blah…
Setelah dapetin buku Unbelievable – glam girl series dan satu buku yang berhubungan dengan dunia web (sekarang udah jadi mousepad, hehe…), aku pergi ke baby shop buat beli peralatan darurat for my baby Rama. Dengan ditemenin sama Devi yang berpengalaman di bidang ini aku jadi ngerasa segalanya akan lebih mudah. Hehe… Kenapa aku bilang dia berpengalaman? Karena dia lebih tau apa aja yang diperlukan, dia tau apa yang harus dibeli sekarang dan apa yang nggak perlu dibeli sekarang. Kalo nggak ada dia, mungkin aku udah beli yang aneh-aneh kali yah… Example: aku hampir aja ngebeli peralatan makan baby hanya karena tertarik sama desainnya yang ubercute. Padahal bayi yang baru lahir kan belum perlu peralatan makan. Haha…
Jadi, ini list peralatan baby yang sudah aku beli.
Perlak baby plus bantal tidur dan dua bantal guling (hijau)
Selimut topi yang ubercute. Kayak kantong kanguru! (biru)
Bedongan dua buah (hijau dan biru). I’ll buy more. Awalnya aku sama sekali nggak ngerti fungsi dari bedongan. Aku kira selaen dijadikan selimut, bedongan ini bisa dijadikan handuk juga. Setelah dijelasin sama Devi si expert all about baby related dan karyawan tokonya, ternyata fungsinya beda. Mereka ketawa-ketawa ngeliat ekspresiku yang bener-bener seperti orang bloon.
Handuk baby satu buah (biru).
Popok bayi kain 12 biji (warna-warni).
Baju lengan panjang + celana panjang (kuning, bermotif).
Baju lengan pendek + celana pendek (putih biru).
Baju lengan panjang + celana panjang ujung terutup (biru polos).
Baju lengan pendek + celana pendek (kuning polos).
Sarung tangan + kaki (hijau polos).
Sarung tangan + kaki (putih biru, bermotif).
Topi bayi (putih). This hat is looks like… Hmmm… Topi penjahat! Hahaha…
Waslap hijau kebiru-biruan.

Perlak, bantal, baju-baju

Selimut topi & popok bayi kain

Handuk, bedongan, sarung tangan + kaki, topi, waslap
Dan untuk perawatan bayi, aku beli:
Bedak zwitsal 300 gr.
Shampoo zwitsal 100 ml.
Baby oil zwitsal 100 ml.
Baby soap zwitsal 2 buah.
Minyak telon konikcare 125 ml.
1 pak mitu baby – tisu basah.
Dot bayi pigeon with regulator (biru).
Rubber nipple ukuran S. Katanya biar lebih lembut…
Sisir bayi (biru).
1 pak cotton bud (biru).
Sleek softener.
Tempat bedak (biru).

Perawatan bayi
Semuanya ngabisin duit setengah juta lebih. Maklum, buat anak pertama, cowok dan mungkin bakal satu-satunya, harus kasi yang bagus donk… Tapi sebenernya masih banyak yang belum kebeli; tempat tidur bayi langsung kelambunya (I want this asap!! This is the must buy item for my lovely baby), ember mandi, more bedongan, more baby clothes, etc. Rencananya nanti kalo ada duit lagi, aku bakal suruh ibu nganterin hunting peralatan baby di toko yang berbeda biar dapet barang yang bervariasi. Mom sempet bilang kalo aku nggak perlu repot-repot beli peralatan bayi, karena nanti setelah Rama lahir, peralatan bayi akan mengalir dengan sendirinya. Since I have so many siblings, mereka nggak bakal tinggal diam ngeliat anakku lahir. Baju bayi dan perlengkapan bayi lainnya akan dengan mudah aku dapatkan tanpa keluar duit sepeserpun. Tapi… Aku bangga aja gitu, bisa beli perlengkapan untuk anakku dengan duitku sendiri. Aku juga pengen nunjukkin kalo aku bisa biayain diriku sendiri plus anakku tanpa ada campur tangan si keparat itu.
Dan kalo diperhatikan, barang-barang yang aku beli buat Rama itu dominan berwarna biru! Why? Kenapa ga warna pink aja, mamanya kan a big fan of color pink?
Jawabannya sederhana.
Anakku cowok.
Dan aku nggak pengen anakku jadi kemayu-kemayu gitu, aku ga pengen jagoanku jadi girly dan pinkish. So i’ll say big no for pink things at this time. Hehe…
Denger-denger ya, katanya sih pamali beli perlengkapan bayi sebelum usia kandungan kita mencapai 7 bulan. But, for God’s sake… Aku udah nggak tahan begitu ngelewatin baby shop. Mataku langsung jelalatan, mukaku langsung menunjukkan ekspresi mupeng dan pikiranku langsung melayang ke baby shop tsb. Lagian, usia kandunganku sekarang udah hampir 7 bulan kok. So, I think it’s fine untuk ngebeli perlengkapan bayi dari sekarnag. Daripada nanti belinya sekaligus, bakal kerasa banget duitnya banyak yang abis. Jadi, enakan belinya sedikit-sedikit tapi sering. Haha… Nggak sering-sering amat sih, seperti yang aku bilang tadi, I have so many siblings yang akan nurunin perlengkapan bayi buat aku dan my baby. Nggak ngarep sih, tapi alangkah senengnya kalo mereka mau ngasi hadiah buat kelahiran Rama. Hey… Jangan munafik. Everybodys love GIFT, termasuk aku.
Rama… Mamamu yang cantik dan cute ini udah nggak sabar menunggu kelahiranmu. Cepet lahir yah… Eh, salah. Maksud mama, semoga waktu cepet berlalu biar kamu cepet lahir.
Geez…
Aku selalu ngebayangin gimana asyiknya punya baby. Pasti seperti maen ibu-ibuan pas aku masih kecil dulu. But, this is real! Aku jadi ibu yang sebenernya! Thank God, impianku waktu kecil jadi kenyataan dalam waktu yang terbilang cepat.
Dan aku… Sama sekali nggak…
M.E.N.Y.E.S.A.L
Bisa jadi ibu di usia yang sangat muda. It’s a… Apa yah istilahnya? Seperti sebuah masa-masa yang sangat indah dan berkesan dalam hidup seorang cewek yang punya impian sepertiku. Once again, thank GOD!
PS.
Photos taken by Pink with Nokia 3600 slide.
Category: Baby,
Dear diary,
Family,
Friend,
Happy,
Pictures
843 words on this post
February 19, 2010 |
3:43 am |
By Pink
Aku mungkin nggak berarti buat ‘dia’. Aku nggak pernah dianggep siapa-siapa lagi setelah kejadian itu. Aku ngerasa segala hal yang aku lakukan hasilnya tetep nihil. Aku harus gimana lagi coba untuk mempertahankan dia? Aku udah berusaha mati-matian banget, sampai mengorbankan perasaanku sendiri. Tapi apa? Responnya tetep nggak baik.
Mungkin dia udah nggak pantes untuk kuperjuangkan lagi. Dia juga nggak pantes buat ditangisi.
Di saat-saat seperti ini tentu aja aku ngerasa kalo aku itu seseorang yang nggak berarti. Tapi… Ternyata aku salah besar. Aku masih punya banyak orang yang tulus sayang dan peduli sama aku. Siapakah mereka?
Private - this is contain a private content, please contact pink to view.
Category: Family,
Friend,
Pictures,
Private
349 words on this post