Archive for February, 2008
Friday, February 29th, 2008
Tuhan emang maha adil yah? Emang sih kemaren tu aku dalam keadaan sedih mulu. Tapi sekarang enggak lagi. Lagian kayaknya bener deh kata pinker yang satu ini. Aku harus move on… Ga boleh mentok sama si pangeran senja terus. Toh hidup aku ga bergantung sama dia.
Jadi untuk para pinkers, aku ucapin thanks berat karena udah […]
Posted in Dear diary, Happy, Love, My story | 31 Comments »
Thursday, February 28th, 2008
Gimana rasanya kalo orang yang kita sayangi akhirnya harus menikah dengan orang lain? Apa yang harus kita lakuin? Yang jelas pasti sedih banget kan?
Ini masih menyangkut soal pangeran senja. Kenapa ya susah banget ngelepasin si SENJA itu?
Postingan ga penting di seluruh dunia.
Posted in Confused, Emo, Jealouse, Pangeran Senja, Sad | 48 Comments »
Saturday, February 23rd, 2008
Pedofilia adalah kondisi orang yang mempunyai ketertarikan terhadap seseorang yang usianya jauh lebih kecil/ muda. Dalam hal ini jujur aja aku adalah kebalikannya. *ga nyambung. Masih mengernyitkan alis tidak mengerti?
Well, begini?
Aku ini type cewek yang suka sama cowok yang usianya jauh di atas usiaku. Contohnya? Pangeran Senja, orang yang sudah aku pacari selama hampir 2 […]
Posted in Dear diary, My story, Sad | 72 Comments »
Friday, February 22nd, 2008
PANGERAN SENJA
Kaulah cerita malam yang menebarkan kesunyian?
Kaulah kenangan yang membeku bersama airmata sang dewi malam
Kau keajaiban saat hati ini terluka
Gelap?
Tiada sinar mampu terangkan hati
Karena cahaya itu perlahan meredup
Cinta yang membara kini tiada lagi
Pupus sudah harapan dari daun-daun pagi yang menguap
Indahnya senja takkan pernah bersenandung menyanyikan lagu cinta
Pangeranku mengisyaratkan kematianku
Semuanya akan berlalu begitu saja
Jika semua kan […]
Posted in Pangeran Senja, Poetry | 37 Comments »
Wednesday, February 20th, 2008
Setelah kejadian kemaren, si Kuda Jingkrak nggak berani ngomong lagi sama aku. Dia juga nggak ngerjain aku seperti biasanya. Entah karena dia malu atau gimana aku juga nggak tau. Tapi biarlah? Yang penting aku udah nyoba untuk bersikap seperti biasanya.
Oya, beberapa pinker (sebutan baru buat reader dan komentator di blogku) sempet nanya apa aku nerima […]
Posted in Dear diary, Happy | 49 Comments »